Tampilkan postingan dengan label Penggalauan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penggalauan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2014

Catatan Di Penghujung Sabtu



            Pada Sabtu ketika jam lima telah tampak matahari, mengintip kecil dibalik rumah-rumah minimalis, aku tersenyum kecut. Aku tidak pernah menyangka, sabtu kemarin adalah sabtu terburukku selama ini –mungkin bisa dibilang sabtu paling bajingan karena begitu saja menitipkan rindu pada orang sepertiku yang setiap hari dijejali hal-hal mengenai ‘kembali’–

Senin, 08 September 2014

Monolog Tentang September dan Isinya



            Di awal September. Luka dan derita jadi satu. Lengkap dengan paket-paket kenangan yang menghibur ala depresan. Tanpa suka yang membungkusnya atau efek setelah membuka. Tanpa bahagia. Sederhananya, September adalah bulan yang patut dibumihanguskan dari peradaban muka bumi.

Manusia, manusia. Ia menghujat di awal-awal. Tahunya cinta tak berkesudahan. Mengenai paragraf satu mengenai September mohon dilupakan. Itu kebohongan pertama. Sebaliknya, September adalah bulan yang ceria. Baiklah, ini kebohongan kedua.

Senin, 11 Agustus 2014

Menghujat Tangerang


        WARNING!!!: postingan ini tidak ditujukan untuk orang-orang yang tidak terbiasa dengan kata-kata kasar dan aliran damai ekstremis yang menuntut segala hal sesuai aturannya.
            

Rabu, 16 Juli 2014

Selasa, 27 Mei 2014

Paket-Paket Menyusakan yang Harus Kukirim Malam Ini.


         Baru bulan kemarin UN dengan jujur.

Baru minggu kemarin lulus.

Baru tadi pagi perpisahan.

Baru beberapa jam tadi gak lulus undangan.

Jumat, 31 Januari 2014

Runaway Time!


        Bagaimana, jikalau suatu saat nanti, hanya ada waktu yang akan merajammu dalam duka yang berkepanjangan?

Bagaimana, jikalau suatu saat nanti, hanya ada kamu sendirian, tanpa mimpi yang sudah terlanjur kadaluarsa untuk dicanangkan kembali.

Dan bagaimana, jikalau suatu saat nanti, teman-temanmu akhirnya pergi meninggalkan kamu karena sudah mampu berlari sendiri, berlari tanpa kamu.

Kamu, hanya sanggup menyesal, dan bertanya, sambil sesekali berkata, ‘aku ingin mati saja.’

Minggu, 05 Januari 2014

Time As You Sleep


            Holaa!!!

Ini postingan pertama gue di tahun 2014. Gue punya banyak cerita sebenernya, tentang Artphoria, sesi curhat sama temen-temen, promosi novel, dll. Tapi, mengingat waktu makin sempit ( bukan pengen mokat ya ), gue sekali lagi cuma pengen ngingetin lewat postingan ini. Semoga bermanfaat, yeay! :D

Sabtu, 30 November 2013

Time As Usain Bolt.


            I’m seriously.

Gue nulis post ini dengan tangan gemetar, enggak tahu kenapa, kayaknya baru kemaren gue nulis post ini: Time As A Cheetah. Sekarang udah masuk tulisan tentang ‘Waktu’ yang kedua.

Sebelumnya, gue basa-basi dulu nih.

Selamat hari baru semuanya! Desember! Bulan terakhir sebelum tahun depan. Yihaaaaaaa!! Gue harap lo enggak pernah bosen baca tulisan gue yang ngawur ini..

Bulan terakhir di 2013.

Sabtu, 02 November 2013

Senin, 23 September 2013

Pada Kalimat-kalimat yang Begitu Bodoh


 Denganmu, aku jadi orang paling beruntung.
Denganmu, semua tidak sia-sia.
Denganmu, tawa menjadi lebih nyaring dari biasanya.
Denganmu, senyum menjadi lebih mengembang dari biasanya.
Denganmu, aku jadi tidak biasa.
Denganmu, waktu begitu terasa cepat.
Denganmu, makanan apapun jadi enak.
Denganmu…
Denganmu, aku berani bermimpi.
Denganmu… aku bahagia.

Minggu, 30 Juni 2013

Pengakuan


           Hola, kali ini babang ganteng akan membawakan materi agak galau bertema: Pengakuan. Yap, dimana-mana kegantengan dan ketampanan emang akan selalu berkurang tiap orang itu galau. Mwahahahahaha :D Okelah bro, ngaku? N-G-A-K-U. Gak segampang ngejanya dan gak segampang ngomongnya.


Lo selalu sulit, bahkan untuk hal yang absurd dan gak mungkin terjadi ama diri lo.

EX: Tiap orang selalu menemui jalan buntu ketika….. Dihadapkan pada dua pilihan bahwa dirinya: CAKEP atau ENGGAK…

Sampe 100 angka nol dibelakang 1 % gue jamin gak bakal ada yang mau ngaku kalo dirinya belom cakep… Dalam hal ini ‘belom’ ya, seenggaknya gue mencoba membahagiakan elo bro.. Gue tahu hidup ini berat, tapi… Yang belom cakep gak cuman lo doang kok :)

See, itu satu hal dari sekian banyaknya pengakuan yang emang berat dilakuin. Gue ambil satu lagi, kali ini masuk #EdisiSerius

EX: Ngakuin dirinya pinter itu emang gampang, gampaaaaaaaaaaaaaaanngg banget. Tapi, jauh diatas segalanya. Ngaku kalo dirinya bodoh dan emang bener-bener bodoh adalah hal yang susah dilakuin daripada nyentuh siku lo dengan lidah lo sendiri. Butuh keberanian ekstra dan jiwa yang ikhlas buat ngakuin itu semua.

Pfffttt, bro… Tarik nafas dulu deh bro… Sekali lagi pengakuan emang gak gampang. Ambil aja hikmahnya kalo: Anggap pengakuan adalah masalah, dan kalo lo bisa nyelesainnya berarti lo udah berani ngeluarin pengakuan tersebut. :):)

…………….

…………….

…………….

Tapi……………… Jauh, jauh, jauh diatas segalanya.. Ada satu hal bro yang paling susah, ini personal dan lo harus tahu pengakuan paling sulit di dunia adalah: Bahwa nyatanya gue masih mencintainya…. Karena dari yang terdalam, gue cuma takut sendirian lagi.


Salam ganteng dari yang lagi tidak bersemangat..


Tapi bersemangat deh :D